2 Juli 2008

Demam Wimbledon

Selama ada siaran wimbledon live di bbc atau di net 5 (versi belandanya), kini tiap sore aku selalu nonton siaran wimbledon... Ternyata nonton tennis lebih mengasyikkan daripada nonton bola. Kalo dipikir2 selama hamil, aku memang rajin nonton pertandingan tennis seperti ini. Sepertinya kecintaanku terhadap tennis dimulai sejak French Open "Roland Garros" kemaren, dimana Rafael Nadal (2) dan Ana Ivanovic (1) menjadi championnya. Mereka bener2 cemerlang banget mainnya waktu itu.. Kalau Nadal sih emang udah beberapa kali menjadi champion di French Open, tapi ini menjadi gebrakan pertama bagi Ana Ivanovic dan menjadikannya peringkat pertama dunia.

Nah, karena sekarang ada Wimbledon, aku juga menjagokan Ivanovic untuk masuk ke final, tentunya selain Williams bersudara itu. Tapi tak disangka-sangka, Ana Ivanovic dikalahkan oleh petenis china Ji Zheng yang berada di peringkat ke seratus sekian.. Ji Zheng ini emang kuat ternyata.. Terbukti lagi setelah maju ke quarter final melawan Vaidisova (18).. Ji zheng menang lagi.. Dan hari ini ia akan bertanding melawan Serena Williams. Hmmm.. tapi kayanya, aku masih ragu Ji Zheng bisa menang lawan salah satu Williams bersaudara ini.. Williams bersaudara itu tangguh banget.. Kita liat aja nanti ya ;)

Karena Ivanovic sudah kalah, aku berharap Jankovic (peringkat nomer dua dunia) bisa masuk ke final, tapi ternyata Jankovic juga kalah ama pemain Thailand T.Tanasugarn. Waduh.. sekarang kayanya pemain Asia lagi jaya2nya yah.. Petenis China dan Thailand bisa mengalahkan petenis nomer satu dan dua dunia. Hebatt... Kira2 kapan yah petenis Indonesia bisa masuk ke Wimbledon ?

Walaupun di bagian ladies' singles, jagoan2ku tak ada yg masuk quarter final.. Tapi jagoanku di Gentelmans' single masih berjaya. Siapa lagi kalau bukan Roger Federer (1) dan Rafael Nadal (2).. Mereka masing-masing punya gaya bermain yang berbeda tetapi dua-duanya benar-benar membuatku terpesona. R.Federer, si ganteng dan si kalem.. Mainnya tenaaaang banget.. Nggak pernah emosian.. Gerakannya efektif.. Sehingga setiap main, lawannya udah keringetan dan emosian, R. Federernya masih terlihat tenang, santai, tidak berkeringat, pokoknya easy banget lah.. Beliau ini sepertinya selalu menghemat tenaga.. Tenaganya nggak terlalu terkuras habis karena gerakannya yang sangat efektif itu.. Jadi jangan heran kalau beliau bisa menjadi wimbledon champion 5 kali berturut-tururt (2003-2007).

Beda halnya dengan Nadal.. Cowok macho ini bener-bener nggak pernah kehabisan tenaga. Mungkin karena masih muda juga kali ya.. Nadal selalu bermain dengan tenaga penuh.. Kalo gue bilang sih nggak ada matinya.. Nggak pernah capek.. Baterainya penuh terus.. Biasanya maennya akan lebih bagus kalo udah masuk set kedua.. Kalo udah bilang, masinnyo alah angek (mesinnya udah panas nih) Apalagi kalo forehandnya udah keluar tuh.. Waduh, lawannya bakalan susah.. Nggak bakal bisa dilawan.. Contohnya aja pertandingan dengan Andy Murray kemaren. Sering kali A. Murray dibuatnya nggak dapet point.. atau cukup dengan point 15 aja. Jadi jangan heran juga kalo R. Nadal bisa menjadi juara 4 kali berturut-turut di Roland Garros (2005-2008)..

Tapi bagaimanapun, Nadal dan Federer mempunyai teknik yang berbeda. Nadal sepertinya lebih ahli di clay court, dimana Roland Garros semuanya clay court. Sedangkan Federer ahli di grass court, seperti courtnya wimbledon. Court yang berbeda juga menuntut teknik yang berbeda pula toh..

Jadi.. apakah mereka akan bertarung kembali di final Wimbledon kali ini? Kita liat aja yuk..

Tidak ada komentar: