10 April 2008

Cat Poo Coffee??

One of department stores in London has started selling a cup of coffee for $100 per cup

What kind of coffee is that??

Its called Caffé Raro, one of the world's rarest and the most premium coffees. This coffee is a blend of two extremely rare coffees, Jamaican Blue Mountain and Kopi Luwak. The beans of Kopi Luwak harvested from the feces of an Indonesian Jungle Cat. So basically, the beans of this coffee harvested from the cat poo. However the taste of this coffee is so strong. No wonder it becomes the most expensive coffees in the world.

So, you wanna try it?? Go to Peter Jones Espresso Bar in London which sells this kind of coffee.

If you asked me to try it, I would not drink this coffee eventhough it comes from Indonesia. Come on.... its a cat poo coffee. And I absolutely dont spend $100 just for drinking a cup of coffee. Its much better to spend $100 for charity, for the children and the poor in Indonesia.

I am not really a coffe addict though


6 April 2008

7 April

Dua puluh delapan tahun yang lalu

Untuk pertama kalinya engkau melihat dunia

Tentu tak terbersit apapun di kala itu

Bahwa kita akan mengarungi hidup berdua

Terimakasih Mama

Telah memberikan sosok yang bisa melindungiku

Tempat ku bertanya di kala ragu

Tempatku mengeluh di kala susah

Tempatku bermanja

Selamat Ulang Tahun Suamiku

Mudah-mudahan aku akan selalu ada disampingmu

Pada setiap hari lahirmu

4 April 2008

New Bike

Eindelijk, ik heb fiets gekocht.

Aku sama sekali bukan pemula dalam hal bersepeda. Tapi aku juga bukan orang yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi.

Aku membeli sepedaku dari teman Indonesia yg akan mudik ke Indonesia minggu ini. Aku memanggilnya mbak setha. Ia menjual dengan sangat murah, hanya 30 euro saja. Tanpa pikir panjang, langsung saja aku beli. Sepedanya lumayan nyaman. Tapi aku belum terbiasa memakainya. Kesulitanku terletak pada rem yang ada di sedel sepeda. Jika aku kayuh ke belakang, sepedanya akan berhenti. Awalnya aku tak tahu. Kebiasaan mainin sedel sepeda sih membuatku terkaget2 kalo sepedanya berhenti dan nyaris hilang keseimbangan.

Dan kemarin, aku dan hubby pergi ke centrum dengan sepeda. Kami melewati jalan yg cukup ramai. Dan aku sama sekali belum terbiasa untuk menyeberang jalan dengan sepeda. Setiap nyebrang, otomoatis kayuhan sepedaku kenceng, tapi setelah tiba di jalur sepeda dan harus belok, aku tak bisa mengendalikan sepedaku lagi. Sehingga kadang2 kekencengan pas belok. Nah, parahnya.. sewaktu aku melewati rotonde, aku benar2 mengencangkan sepedaku dan saat belok akupun kencang. Waktu itu banyak sekali sepeda di belakangku. Aku harus memberi isyarat pada mereka dengan kedua tanganku, tanda aku mo belok. Tapi setelah satu tangan aku lepas dari sepeda. Aku langsung kehilangan keseimbangan dan *gubraakk*, akupun terjatuh. Duhhh...malu banget. Padahal sakit, tapi aku langsung berdiri saking malunya . Sepedaku sayang..sepertinya kita belum satu hati. Aku akan membuatmu satu hati denganku. Tunggu saja beberapa minggu lagi ya

Kekagumanku

Minggu lalu aku terkagum-kagum dengan seorang teman yang berasal dari Jepang. Aku memanggilnya Yaya. Ia mempunyai 3 orang anak perempuan. Yang paling besar berumur 12 tahun, yang tengah berumur 7 tahun, dan yang paling kecil berumur 2 tahun. Ia tinggal di Enschede karena suaminya sedang studi di ITC. Minggu lalu ia bercerita tentang bagaimana ia dan keluarganya menghabiskan long weekend kemarin. Minggu yang sama dimana aku dan hubby jalan2 ke Rotterdam (yg foto2nya pernah aku posting kmrn). Ia dan keluarganya menghabiskan weekend itu dengan bersepeda dari Zwolle ke Enschede selama 3 hari. Pergi ke Zwolle mereka menggunakan kereta. Pulang dari Zwolle ke Enschede, mereka bersepeda. Mereka menginap di beberapa hotel yang telah mereka reservasi sebelumnya. Dengan cuaca yang buruk seperti itu, masih sulit untukku membayangkan mereka berlima bersepeda selama 3 hari. Unbelievable. Hujan, angin dan salju tak membuat niat mereka menciut. Anak yang paling kecil dibonceng oleh Yaya. Sedangkan anak yang lain memakai sepedanya masing-masing. Ia menjelaskan rute yang ia lewati. Ia melewati beberapa taman dan area yang sangat indah. Aku sendiri belum pernah tahu akan area itu. She's so amazing.

Dan hari ini pun kekagumanku tertuju pada salah seorang pria tua yang baru aku kenal. Ia bernama Vincent. Dengan muka bahagia, ia memperlihatkan sebuah buku yang ia buat sendiri. Buku itu berisi foto dan kisah perjalanannya pada tahun 2004 dari Enschede ke Santiago, Spanyol. Ia menghabiskan 5 minggu untuk bersepeda kesana. Dan guess what?? Ia melakukannya seorang diri. Betul2 amazing. Aku sampai tak bisa berkata apa2 lagi.

Kalo dibandingin aku, pengalaman mereka sungguh luar biasa. Aku kagum dengan semangat mereka yang maju tak gentar. Hanya satu kata yang bisa mengungkapkan perasaanku. Hebatt

Petunjukmu

Wahai engkau yang maha tahu

Berilah petunjukmu padaku

Agar hambamu yang lemah ini

Mengerti apa arti kehidupan

Diriku bukanlah seorang yang suci

Bukan juga seorang yang hina

Aku hanya ingin tahu

Bagaimana cara hidup sebenarnya

Aku bukanlah anak yang mampu membalas budi

Bukan pula anak yang bisa dibanggakan

Aku berusaha untuk menjadi yang terbaik

Tapi aku tak pernah bisa menjadi yang terbaik

Aku bukan orang yang sempurna

Karena itu

Aku butuh petunjukmu

Agar aku mengerti apa itu ikhlas dalam hidup